.

.
.

e-books Panduan Praktis Quality Control

Jumlah halaman : 167 halaman
Bentuk file         : PDF (dengan password)
Size                    : 8,5 MB
Harga                 : Rp 85.000,- (pengiriman file via email)
--------------

Isi ebooks
Sebagai salah satu proses terpenting dalam urutan proses Industri, Quality Control harus dilaksanakan secara tepat dan cermat. Sedikit saja kelalaian dalam proses ini, maka Anda akan mendapatkan produk dengan kualitas dibawah standar. Bahkan mengingat pentingnya proses ini, tidak jarang Perusahaan menempatkan banyak ’Operator Khusus’ untuk melakukan pemeriksaan.

Bagaimana dengan Anda, sudahkah Perusahaan Anda memiliki Fungsi Quality Control?
Penulis sering jumpai beberapa Perusahaan tidak memiliki Fungsi Quality Control sama sekali. Mereka lebih fokus pada upaya menghasilkan Produk sebanyak-banyaknya dengan mengenyampingkan Kualitas Produk.

Proses pada Fungsi Quality Control
Pengendalian Mutu (Quality Control) adalah suatu proses yang pada intinya memastikan kualitas dari semua faktor yang terlibat dalam kegiatan produksi.

Pengendalian Mutu atau pengendalian kualitas melibatkan pengembangan sistem untuk memastikan bahwa produk dan jasa dirancang dan diproduksi untuk memenuhi atau melampaui persyaratan dari Pelanggan maupun persyaratan dari produsen itu sendiri.

Kita akan melihat Proses-proses apa saja yang mendapat pengawasan dari Fungsi Quality Control, tentunya  dengan berfokus pada beberapa area pemeriksaan yang sudah umum diterapkan.
Berikut Proses-proses Kerja yang mendapat pengawasan tersebut. Perlu dicatat bahwa Proses-proses ini tidak harus berdiri sendiri, tapi dapat disatukan dalam satu Proses Pengawasan tertentu.
a.    Proses Kinerja Supplier.
Pengawasan yang dilakukan biasa disebut sebagai Kontrol Supplier.  Yaitu Kontrol terhadap kinerja Supplier dan produk yang dihasilkannya.
Unit Incoming Quality Control bertanggung jawab terhadap proses ini.
b.    Proses Penerimaan Bahan Baku.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Kontrol Material Masuk. Yaitu proses Kontrol terhadap kualitas material yang baru masuk. Hasil Kontrol menentukan apakah Material tersebut diperkenakan disimpan digudang penyimpanan atau tidak, juga menentukan apakah material layak digunakan dalam proses Produksi atau tidak.
Unit Incoming Quality Control bertanggung jawab terhadap Proses ini.
c.    Proses Pengendalian Material Bermasalah.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Kontrol Material Bermasalah, yaitu proses Kontrol dan Penanganan terhadap material yang dinyatakan reject. Pernyataan reject didapat dari proses Kontrol Material Masuk sebelumnya.
Unit Incoming Quality Control dan Fungsi Logistik bertanggung jawab terhadap proses ini.
d.    Proses Pembuatan Produk Pra-Produksi.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Kontrol Pra-Produksi. Yaitu proses kontrol terhadap kualitas Produk Pra-produksi, atau Produk Prototype.
Unit Assurance Test , Outgoing Quality Control, dan Fungsi R&D (Research and Development) bertanggung jawab terhadap proses ini.
e.    Proses Produksi Massal.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Kontrol Produksi Massal. Yaitu proses kontrol terhadap kualitas Produk yang dihasilkan dari rutinitas Produksi Reguler.
Unit Assurance Test dan Outgoing Quality Control bertanggung jawab terhadap proses ini. Pengawasan ini serupa dengan Kontrol Produk Akhir
f.    Proses Jaminan Produk.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Kontrol Jaminan Produk, yaitu proses kontrol terhadap Kualitas Jaminan Produk yang dilakukan bersamaan pada saat Produksi dilakukan.
Unit Assurance Test bertanggung jawab terhadap proses ini.
g.    Proses pembuatan Produk atau Produksi.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Kontrol Produk Akhir. Yaitu proses Kontrol yang dilakukan terhadap kualitas produk akhir pada Produksi Reguler. Unit Outgoing Quality Control bertanggung jawab terhadap proses ini.
h.    Proses Pengendalian Produk Reject.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Kontrol Produk Bermasalah atau reject. Yaitu proses kontrol terhadap produk yang dinyatakan reject. Unit Outgoing Quality Control bekerjasama dengan Fungsi Logistik bertanggung jawab terhadap proses ini.
i.    Proses Pengawasan Aktivitas Operasional.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai Audit Proses Internal. Yaitu proses Audit yang dilakukan secara internal terhadap rutinitas Operasional yang mendukung tercapainya Produk berkualitas. Seluruh Unit Quality Control bertanggung jawab terhadap proses ini.
j.    Proses Penanganan Keluhan Pelanggan.
Pengawasan yang dilakukan disebut sebagai customer complain handling. Yaitu proses kontrol dan analisis terhadap keluhan Pelanggan. Unit Technical Customer Service bertanggung jawab terhadap proses ini.
----------------

DAFTAR ISI
QUALITY CONTROL    6
Kualitas    6
Fungsi Quality Control    7
Unit pada Fungsi Quality Control    8
Proses pada Fungsi Quality Control    11
Istilah dan Definisi    16

Kontrol Supplier    35
1. Pemilihan Supplier    38
Pemilihan Supplier Baru    38
2. Pembentukan Tim Initial Audit Supplier    39
Initial Audit untuk Supplier Baru    40
Initial Audit untuk Supplier Lama    41
3. Pelaksanaan Initial Audit Supplier    42
Hasil Initial Audit Supplier    44
4. Tindak Lanjut Hasil Initial Audit oleh Quality Control    48
Initial Audit Ulang Supplier    48
5. Tindak Lanjut Hasil Initial Audit oleh Purchasing    48
Supplier Quality Goal    49
Supplier Quality Agreement    49
6. Penilaian Kinerja Supplier    50
Penilaian Reguler pada Kinerja Supplier    51
7. Audit Rutin Supplier    53
8. Verifikasi hasil perbaikan    55 

Kontrol Material Masuk    57
1. Pemeriksaan Fisik Material    59
2. Pengajuan Permintaan Pemeriksaan Material    61
3. Status Pemeriksaan Material    64
4. Persiapan Pemeriksaan Material    66
5. Pemeriksaan Kualitas Material    70
Material Assurance Test    72
6. Keputusan Pemeriksaan Material    73
7. Laporan Hasil Pemeriksaan    74
8. Penyimpanan Material    75
9. Kontrol Rutin Kualitas Material    76
Kontrol Rutin Matrial pada Gudang Penyimpanan    76
Kontrol Rutin Material pada Proses Produksi    77
Kontrol Rutin Material di Lokasi Supplier    77

Kontrol Material Bermasalah    79
1. Material berkualitas rendah    81
2. Permintaan Perbaikan    83
3. Tindak lanjut material bermasalah    86
4. Proses Material Review Board    88
Peran tiap Fungsi pada Material Review Board    89
Perkiraan dan Persiapan Tindakan pasca MRB    90

Kontrol Pra-Produksi    93
1. Persiapan Uji Pra Produksi    94
Dokumen untuk Pra-Produksi    95
Tim dan Metode Uji untuk Pra-Produksi    95
2. Uji Pra-Produksi    96
Penyimpanan Produk hasil Pre-Production    99

Kontrol Produksi Massal    100
1. Persiapan 1st Mass Production    101
2. Proses 1st Mass Production    102
3. Pemeriksaan Produk hasil 1st Mass Production    103

Kontrol Produk Akhir    105
1. Persiapan Outgoing Inspection    107
2. Pengambilan Sample    110
3. Pemeriksaan Sample    112

Kontrol Jaminan Produk    115
Pelaksanaan Assurance Test    117
Penyimpanan Produk hasil Assurance Test    121

Kontrol Produk Bermasalah    123
1. Reject Product pada awal Proses Produksi    125
2. Reject Product pada saat Proses Produksi    127
3. Reject Product pada akhir Proses Produksi    128
4. Tindak Lanjut pada Reject Product    130

Keluhan Pelanggan    132
1. Syarat Keluhan Pelanggan    134
2. Identitas Return Material Authorization    137
3. Penyimpanan Produk RMA    139
4. Penelusuran Identitas Produk    140
Penelusuran pada Outgoing Inspection    140
Penelusuran pada Produksi    140
Penelusuran pada Incoming Inspection    141
5. Analisis dan Keputusan    141
6. Preventive Action    143
Tindak Lanjut Ketidaksesuaian    144

Audit Proses Internal    148
1. Jadwal Audit Internal    151
2. Tim Audit Internal    154
3. Persiapan Audit Internal    155
4. Pelaksanaan Audit    156
5. Penutupan Audit    160
6. Persiapan Laporan Audit    160
7. Tindakan Perbaikan    161
Rekaman Perbaikan pada Log Book    162
Revisi pada Prosedur Kerja    162
8. Kontrol Perbaikan    163

DAFTAR FORMULIR
Formulir Checklist Initial Audit Supplier    43
Formulir Rekapitulasi Temuan Initial Audit Supplier    47
Formulir Permintaan Pemeriksaan Kualitas Supplier    63
Formulir Accepted Quality Level    69
Formulir Pemeriksaan Kedatangan Material    71
Formulir Corrective Action Report    85
Formulir Daftar Keluhan Pelanggan    144
Formulir Rencana Audit Proses Internal    153
Formulir Daftar Pertanyaan Audit Proses Internal    159
Formulir Permintaan Tindakan Perbaikan dan Pencegahan    164
Formulir Log Book PTPP    164

DAFTAR ALUR
Gambar 1. Alur Kontrol pada aktivitas Quality Control    16
--------------------------

Panduan Praktis Quality Control
Panduan Praktis Quality Control
Panduan Praktis Quality Control
Panduan Praktis Quality Control
Panduan Praktis Quality Control
------------------
www.sistemmanajemen.com